Beranda > Berita > Hari Pangan Sedunia 2009 Kevikepan Surakarta di Sragen

Hari Pangan Sedunia 2009 Kevikepan Surakarta di Sragen

Paroki Sragen (LENTERA) – Peringatan Hari Pangan Sedunia Kevikepan Surakarta tahun ini dilaksanakan di Paroki Sragen. Secara bersamaan dengan Peringatan HUT ke-52 Paroki Sragen dan juga penerimaan Sakramen Krisma oleh Uskup Agung Semarang. Perayaan ini dilaksanakan selama 2 hari, bertempat di halaman gereja hingga di Jalan patimura di depan Gereja Katolik Sragen

Aneka kegiatan diawali dengan Wedangan Patimura 2 yang menghadirkan Romo Rosarius Sapto Nugroho, Pr pada Kamis malam (15/10)

Pameran Hari Pangan pun juga digelar di Jalan Patimura 2, terdiri 41 stand yang terdiri dari perwakilan paroki-paroki, dinas/ instansi pemerintah, perwakilan wilayah-wilayah di paroki Sragen dan juga beberapa paguyuban/kelompok tani. Pameran ini dibuka oleh Bp. H. Untung Wiyono (Bupati Sragen) dan Mgr. Ignatius Suharyo (Uskup Agung Semarang) Jumat (16/10) ditandai dengan penandatangan prasasti dilanjutkan mengunjungi stand-stand pameran beserta rombongan Muspida Kabupaten Sragen dan juga Romo Vikep Surakarta serta Romo Paroki Sragen.

Pada kesempatan yang bersamaan Bupati Sragen juga mencanangkan Gerakan Minum susu & Makan telur 1000 anak usai mengunjungi pameran. Disaat yang bersamaan aneka lomba digelar. Lomba mewarnai & melukis bagi anak-anak; Lomba merangkai sayur, menghias tumpeng bagi remaja. Juga diadakan aksi melukis di kain panjang dengan tema pangan. Yang melibatkan para siswa SMP.

Usai meninjau pameran dan aneka lomba, Bupati menghadiri Seminar bertajuk “Spiritualitas dan Hak atas Pangan”, yang dibawakan oleh Rm. Gregorius Utomo, Pr. Romo Utomo adalah Praktisi dan Penggerak Pertanian Organik di Ganjuran Bantul, yang juga mantan Sekretaris Jenderal Food and Agriculture Organization (FAO). Romo yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga keseimbangan alam dengan per¬tanian organik ini mengatakan, pada mulanya, Allah menciptakan semua baik. Namun keserakahan manusia merusak kebaikan ciptaanNya. Alam diracuni oleh berbagai zat kimia, manipulasi gen dilakukan dengan alasan mencari varietas unggul, dan sebagainya. Akibatnya, lama kelamaan umat Tuhan dan alam tempat hidupnya mengalami degradasi.

Guna mengembalikan keseimbangan alam, Romo Utomo mengajak untuk meng¬galakkan pertanian yang menjadi berkat bagi siapapun dan apapun, demi keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaanNya. Romo Utomo antara lain juga mengatakan, pangkal kesehatan bukan dari obat, tetapi asupan pangan sehat, yang berasal dari pertanian organik.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen menyampai¬¬kan apresiasi pada kepedulian umat Katolik terhadap kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. Salah satu kebijakan orang nomor satu di Sragen ini adalah mengkonsumsi makanan lokal, yang lahir dari perut Bumi Sukowati. Makanan ini terbukti mampu menghindarkan manusia dari berbagai penyakit.

Bupati juga prihatin pada kenyataan bahwa Indonesia merupakan importir pangan terbesar ke dua di dunia, setelah Mesir. Padahal nusantara ini dianugerahi tanah yang subur, dan agraris merupakan mayoritas mata pencaharian masyarakatnya. Penyebabnya adalah kebiasaan makan masyarakat yang cenderung mengacu pada produk import. Inilah yang menyebabkan Indonesia yang kaya raya ini terpuruk. Untuk itu, Bupati mengajak kembali seluruh rakyatnya, agar mengkonsumsi makanan lokal, dan mengembangkan pertanian organik. Tujuannya, agar negara ini kembali bangkit, dan produk lokal Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Seminar ini dihadiri oleh umat paroki Sragen, perwakilan paroki-paroki di Kevikepan Surakarta, Penyuluh Kelompok Tani/Pecinta Pertanian Organik se-Kabupaten Sragen dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Rm. Lambertus Issri Purnomo Murtyanto, Pr menyerahkan uang sebesar Rp. 5 juta kepada Bupati, untuk diteruskan pada saudara yang tengah mengalami musibah di Padang Sumatera Barat. Dana ini terkumpul dari sumbangan spontan umat Paroki Sragen pada peringatan Hari Pangan Sedunia kali ini.(dn)

Kategori:Berita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: